Lebak, – Suasana tenang di Kampung Nyomplong, Desa Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, berubah menjadi mencekam pada Kamis malam (25/12/2025). Warga setempat menemukan sesosok mayat pria tergeletak tak bernyawa di sekitar jalur rel kereta api sekira pukul 23.00 WIB.
Korban diduga kuat meninggal dunia setelah melompat dari rangkaian Kereta Api (KA) Diesel jurusan Merak–Rangkasbitung yang tengah melaju.
Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh empat orang warga yang sedang melaksanakan kegiatan ronda malam rutin. Saat melintas di area Pos Ronda RT 01 RW 01, warga dikagetkan dengan posisi korban yang terdiam kaku dalam kondisi luka-luka.
Melihat hal tersebut, warga langsung menghubungi Kepala Desa Cibadak, yang kemudian meneruskan laporan ke Mapolsek Cibadak.
Kapolsek Cibadak, AKP Rahmat Hidayat SH, memimpin langsung personelnya menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Berdasarkan pemeriksaan awal dan kartu identitas (KTP) yang ditemukan petugas, korban bernama Krisna Aryana (37) tahun warga Kp. Sukasenang, Desa Cijaro, Lebak – Rangkasbitung.
“Berdasarkan pemeriksaan di lokasi, korban mengalami luka serius pada bagian dagu serta luka lecet di sekujur tubuh,” ujar AKP Rahmat Hidayat.
Dugaan sementara bahwa korban melompat diperkuat oleh keterangan penjaga pintu perlintasan kereta api. Diketahui, sesaat sebelum jasad ditemukan, memang terdapat rangkaian KA Diesel jurusan Merak–Rangkasbitung yang baru saja melintas di jalur tersebut.
Jenazah korban kini telah dievakuasi ke rumah sakit setempat untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut. Pihak kepolisian juga sudah menghubungi keluarga korban di Rangkasbitung.
Hingga saat ini, jajaran Polsek Cibadak masih mendalami motif dan penyebab pasti di balik aksi nekat korban yang melompat dari kereta api tersebut.

















