Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Wakil Ketua DPRD Simalungun Jepra Hasudungan Manurung Menampung Aspirasi warga Dengan Berkegiatan Reses Kedua Tahun 2026

83
×

Wakil Ketua DPRD Simalungun Jepra Hasudungan Manurung Menampung Aspirasi warga Dengan Berkegiatan Reses Kedua Tahun 2026

Sebarkan artikel ini

Wakil Ketua DPRD Simalungun Jepra Hasudungan Manurung Menampung Aspirasi warga Dengan Berkegiatan Reses Kedua Tahun 2026

Simalungun. – Wakil Ketua DPRD Simalungun dari Partai NasDem, Jepra Hasudungan Manurung, berlangsung berkegiatan reses kedua Tahun 2026 di Desa Bosar Galugur, Kecamatan Tanah Jawa kabupaten Simalungun, Senin(27/4/2026), berlangsung penuh perhatian masyarakat.

dengan pernyataan warga sangat menyambut antusias kedatangan yang selama ini menanti perhatian serius terhadap persoalan infrastruktur dan sektor pertanian. Jepra mengaku memahami betul kondisi Bosar Galugur karena memiliki kedekatan emosional dengan desa tersebut. Menurutnya, pembangunan tidak bisa hanya dilihat dari meja kantor, tetapi harus dirasakan langsung di lapangan.

Advertisement
Example 300x600
Scroll Untuk Baca Artikel

“Jalan usaha tani ini penting. Kalau akses bagus, hasil pertanian lancar keluar, ekonomi warga ikut bergerak,” ujarnya.

Dalam forum itu, Jepra memastikan jalan usaha tani sepanjang 1.200 meter di Desa Bosar Galugur akan mulai dibangun pada tahun 2026. Kepastian ini menjadi angin segar bagi petani yang selama ini kesulitan membawa hasil panen akibat akses jalan yang kurang memadai.

Poto: Cek Lokasi Jalan Usaha Tani

Tak hanya soal jalan, warga juga menumpahkan keluhan terkait kelangkaan pupuk yang terus menghantui musim tanam. Menanggapi hal itu, Jepra berjanji akan menelusuri akar persoalan, mulai dari kios hingga jalur distribusi. Ia menegaskan jangan sampai petani menjadi korban permainan pihak tertentu.

“Kalau pupuk langka, petani menjerit. Ini harus dibuka, apa masalahnya di kios atau distribusi. Jangan rakyat terus yang dirugikan,” katanya tegas.

Selain itu, persoalan administrasi kependudukan seperti Kartu Keluarga dan dokumen catatan sipil juga mendapat perhatian. Jepra disebut langsung bergerak cepat berkoordinasi dengan instansi terkait agar keluhan warga tidak berlarut-larut.

Usai dialog, Jepra Hasudungan Manurung bersama perangkat desa meninjau langsung titik jalan yang akan dibangun. Langkah tersebut dinilai masyarakat sebagai bukti bahwa reses kali ini bukan sekadar datang, bicara, lalu pulang, tetapi membawa komitmen nyata

Warga berharap janji pembangunan dan penyelesaian masalah pupuk benar-benar terealisasi, bukan berhenti sebagai catatan di atas kertas. (Team)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *