Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaDaerah

Warga Palamakan Geram, Bau Busuk Mirip Bangkai Diduga Berasal dari Aktivitas PT DGW

57
×

Warga Palamakan Geram, Bau Busuk Mirip Bangkai Diduga Berasal dari Aktivitas PT DGW

Sebarkan artikel ini

SERANG – Keresahan warga Kampung Palamakan, Desa Pringulung, Kabupaten Serang, kini telah mencapai puncaknya. Warga mulai geram dengan bau busuk menyengat mirip bangkai tikus yang diduga kuat bersumber dari aktivitas produksi PT Delta Giri Wacana (DGW).

Berdasarkan keterangan yang dihimpun pada Minggu (1/3/2026), warga mengancam akan melakukan aksi demo besar-besaran jika pihak perusahaan dan pemerintah daerah terus tutup mata terhadap polusi udara ini.

Advertisement
Example 300x600
Scroll Untuk Baca Artikel

Kehadiran pabrik PT DGW yang berlokasi tak jauh dari permukiman warga dituding sebagai penyebab hilangnya kenyamanan lingkungan. Bau busuk tersebut dilaporkan muncul hampir setiap hari, terutama saat malam hari atau ketika hujan turun.

“Mirip bau bangkai tikus, Pak. Makan jadi kurang enak. Kalau angin bertiup dari arah sana (pabrik), kami tidak kuat lama-lama di luar rumah. Harus tutup pintu rapat-rapat baru bau berkurang,” ujar salah seorang warga kepada wartawan.

Warga juga mengeluhkan dampak kesehatan yang mulai dirasakan oleh lingkungan sekitar.”Banyak warga yang sakit batuk, pilek, hingga sesak napas. Kami menduga ini akibat menghirup bau dari pabrik itu setiap hari,” tambahnya.

Warga menilai pihak perusahaan tidak bisa hanya mengandalkan uang kompensasi untuk tempat ibadah sebagai solusi atas polusi yang dihasilkan. Menurut mereka, kenyamanan dan kesehatan lingkungan jauh lebih berharga.

“Jangan hanya karena sudah memberi uang kompensasi ke masjid dan musala, perusahaan merasa sudah cukup. Tolong lihat keluhan kami, bagaimana caranya agar tidak ada bau lagi di masyarakat,” tegas warga.

Ironisnya, dugaan dampak lingkungan ini disebut telah berlangsung selama hampir satu tahun. Meski sebelumnya telah diberitakan, namun hingga kini diduga belum ada perhatian serius dari dinas terkait maupun pihak berwenang. Perusahaan pun dituding masih “santai” menghadapi keluhan tersebut.

Di sisi lain, saat awak media mendatangi lokasi pabrik untuk konfirmasi, pihak keamanan (security) memberikan keterangan yang bertolak belakang dengan fakta di lapangan. Meskipun mengakui pabrik tersebut menimbulkan bau, mereka mengeklaim kondisi warga masih aman-aman saja.

“Silakan datang kalau malam tiba, apalagi kalau turun hujan. Buktikan sendiri dan rasakan bau mirip bangkai ini,” tantang warga menanggapi bantahan tersebut.

Warga berharap pihak berwenang, khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH), segera turun tangan untuk melakukan investigasi dan uji emisi di PT DGW. Warga meminta agar aturan mengenai pencemaran lingkungan ditegakkan demi menjaga kesehatan manusia.

“Kami berharap pemerintah tidak diam. Jangan sampai ada perusahaan yang merusak lingkungan dan merugikan kesehatan warga dibiarkan begitu saja,” pungkas mereka.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *